25 April 2018

Penggunaan Kode Terenkripsi Sebagai Alat Pengesahan STNK Satu Tahunan




Ada  dua proses utama yang bisa dijadikan fokus terkait e-Samsat, yaitu proses pembayaran dan proses pengesahan. Kedua proses ini sangat penting, karena dua proses ini yang bisa “di-elektronik-an” agar wajib pajak bisa lebih nyaman.

Penerapan proses elektronis-nya tidak hanya pada proses pembayaran saja ( e-Payment ) tetapi juga pada proses legalisasi atau proses pengesahan (e-Legalization). Proses registrasi dan identifikasi dilakukan secara elektronis dan Wajip Pajak tidak perlu lagi melakukan pengesahan STNK Tahunan di Samsat. Ini yang masih menjadi kendala.

Dengan “me-elektronik-an” proses pegesahan, maka wajib pajak yang telah membayar secara e-payment,  tidak perlu datang lagi ke kantor samsat untuk melakukan pengesahan. Karena, sesuai survey kecil kecilan yang dilakukan penulis, banyak wah=jib pajak yang masih enggan menggunakan e-samsat jika tetap harus datang atau hadir di kantor samsat , sekedar untuk “mendapat stempel” bukti pengesahan.

Untuk menjawab pertanyaan tersebut diatas, ada ide saran penulis untuk menggunakan kode terenkripsi sebagai alat pengesahan STNK. Caranya cukup sederhana, yaitu dengan menambahkan sebuah kode unik pada tanda bukti pembayaran. Untuk lebih mempermudah, bisa tambah dengan barcode yang bisa langsung di scanner menggunakan aplikasi Android yang terpasang pada Smartphone.

Tanda bukti pembayaran itu bisa disertakan pada STNK yang dimaksud, sehingga jika ada pemeriksaan, wajib pajak bisa memperlihatkan kode unit terenkripsi tersebut. Atau wajib pajak bisa menaruh bukti pembayaran yang telah diberi kode terenkripsi atau barcode tersebut pada tempat yang sama dengan STNK. Bisa didalam dompet atau didalam mobil masing masing.

Petugas pemeriksa bisa melakukan pengecekan keabsahan dan kebenaran kode unik bukti pengesahan tersebut dengan melakukan proses “online” ke server samsat. Agar lebih mudah, petugas bisa menggunakan aplikasi Android dan fasilitas scanner.

Fasilitas scanner barcode sendiri telah banyak digunakan oleh banyak pihak untuk melakukan digitalisasi proses bisnis sehingga lebih teliti, tepat, cepat, mudah dan murah. Tidak ada salahnya jika teknik ini dipergunakan juga pada proses pengesahan di samsat.

No comments:

Post a Comment